Narkoba? Say No!
By: Rif’atus Sholihah
By: Rif’atus Sholihah
Kamera penglihatan dunia sedang menyorot pada remaja. Banyak kasus yang dialami para remaja saat ini mulai dari pacaran, judi, free seks, tawuran, narkoba dan berbagai kenalakan remaja. Berita terhangat mengenai para remaja saat ini yaitu masalah Narkoba. Bahaya narkoba yang menyerang usia produktif tak lagi main-main, catatan BNN mengungkap tak ada wilayah yang tidak terpaparkan oleh narkoba. Malah, data menunjukan anak sekolah dasar pun kini telah menjadi pengguna narkoba. Tak heran jika BNN menyebutkan Indonesia dalam kondisi darurat narkoba. Kondisinya sangat mengkhawatirkan. Korban tewas pernah mencapai 18 ribu orang per tahun. Bila dirata-rata hampir 50 orang perhari. Mereka mati sia-sia karena mengkonsumsi narkoba. Selain itu Badan Narkotika Nasional juga mencatat
dalam kurun waktu tiga bulan sejak awal bulan Januari 2015 Badan Narkotika Nasional telah memusnahkan sedikitnya 2.541 Kg ganja, 973,6 Kg sabu dan 1.490 butir pil ekstasi. Angka itu menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia berada dalam kondisi darurat narkoba.
Selain itu, mengkonsumsi, memproduksi dan mendistribusikan narkoba adalah suatu yang haram. Keharamannya telah dinyatakan dalam hadist Rasullah SAW. “ Rasullah SAW melarang setiap zat yang memabukan dan menenangkan (mufattir).” HR Abu Daud dan Ahmad.
Mufattir adalah zat yang penenang yang kita kenal sebagai obat psikotropika dan narkoba. Al ‘iraqi dan ibnu taymiyah menuturkan adanya ijmak tentang keharaman candu (ganja). (lihat, sibulus salam IV/39).
Usia produksi adalah massa keemasan. Di mana usia yang penuh kekuatan penuh, usia yang terpenuhi gairah perjuangan yang membahara, usia yang penuh kesempatan prestasi di dunia maupun di akhirat. Apa salahnya jika hidup kita dimanfaatkan sebaik mungkin demi mencapai ridhoNYA. Bukan untuk bermaksiat kepada Allah, bukan pula untuk menumpuk dosa atas segala perbuatan kita.
Narkoba adalah hal yang membuat tertumpuknya beban dosa di Akhirat dikarena narkoba termaksud barang yang haram, selain itu membuat nyawa kita melayang tanpa arti. Dari sinilah, coba kita renungkan efek dari narkoba dan mulailah perbaiki dirimu menjadi remaja yang penuh ketaqwaan kepada Allah SWT. Tambahlah timbangan amal jariyah kalian demi menggapai Surga Allah SWT. Mulai dari mengaji islam, memahami makna dari Al Qur’an dan as sunnah, dan tak lupa aplikasikanlah dalam kehidupanmu. Are you ready?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar